
Dosen dan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mendapat kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian dalam The 22nd Congress of the International Federation of Associations of Anatomists (IFAA) 2026 yang berlangsung pada 13–16 Agustus 2026 di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC), Melbourne, Australia.
Mengusung tema “Anatomy for Everyone”, kongres yang diselenggarakan oleh Australian and New Zealand Association of Clinical Anatomists (ANZACA) tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, serta praktisi bidang anatomi dari lebih dari 60 negara. Forum ini menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan gagasan mengenai perkembangan terbaru dalam anatomi, histologi, pendidikan anatomi, serta bidang keilmuan terkait.
Dalam forum tersebut, sivitas akademika UNG yang berasal dari Fakultas Kedokteran berkontribusi melalui lima presentasi ilmiah yang terdiri atas tiga oral presentation dan dua poster presentation. Keterlibatan sebagai presenter memberikan kesempatan untuk memperkenalkan hasil penelitian sekaligus berdiskusi secara langsung dengan komunitas ilmiah dari berbagai negara.
Tiga sivitas akademika UNG tampil dalam sesi oral presentation, yakni dr. Abdi Dzul Ikram Hasanuddin, M.Biomed., serta dua mahasiswa, Zidny Ilma Hasan dan Khansya Alya Najwa Kasim. Ketiganya mempresentasikan hasil penelitian di hadapan peserta kongres dan akademisi internasional.
Sementara itu, sesi poster presentation diikuti oleh dr. Pascal Adventra Tandiabang, M.Biomed., bersama mahasiswa Taufiqullah Zaki Baruadi. Melalui sesi tersebut, hasil penelitian yang dibawa dapat menjadi bagian dari diskusi dan pertukaran gagasan dengan peserta kongres yang memiliki latar belakang keilmuan dari berbagai negara.
Kesempatan tampil sebagai pemakalah dalam forum ilmiah internasional menjadi pengalaman akademik yang penting, khususnya bagi mahasiswa dalam mengembangkan kapasitas sebagai peneliti muda. Selain memperoleh ruang untuk mempresentasikan hasil penelitian di hadapan komunitas ilmiah internasional, keterlibatan tersebut juga memberikan kesempatan untuk menerima masukan, bertukar gagasan, serta membangun jejaring akademik dengan dosen, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai negara.
Interaksi selama kongres turut memperkaya wawasan mengenai perkembangan riset dan pendekatan keilmuan di bidang anatomi dan histologi. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar ruang kelas yang dapat memperkuat kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan hasil penelitian, merespons diskusi ilmiah, serta memahami dinamika perkembangan ilmu pengetahuan pada tingkat global.
Keikutsertaan dosen dan mahasiswa dalam satu forum ilmiah internasional juga memperlihatkan adanya kolaborasi akademik dalam proses pengembangan dan diseminasi penelitian. Bagi dosen, forum tersebut menjadi ruang untuk memperluas jejaring dan mengikuti perkembangan riset di bidangnya, sementara bagi mahasiswa menjadi pengalaman berharga untuk mengenal lingkungan akademik internasional secara langsung.
Partisipasi dalam IFAA Congress 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan budaya riset di lingkungan UNG, sekaligus mendorong semakin banyak mahasiswa dan dosen untuk aktif mempresentasikan hasil penelitian pada forum ilmiah nasional maupun internasional. Pengalaman tersebut juga diharapkan membuka peluang pengembangan jejaring dan kolaborasi akademik yang dapat mendukung keberlanjutan penelitian di masa mendatang.
Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa
Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG
PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)
Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019