Perkuat Tracer Study, UNG Tingkatkan Kompetensi Komunikasi Pegawai

Oleh: Fikri Wantufretd hx p hr . 30 Oktober 2026 . 17:10:38

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) terus memperkuat pelaksanaan Tracer Study sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan relevansi kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satu langkah yang dilakukan melalui peningkatan kapasitas pegawai dalam membangun komunikasi yang efektif dengan alumni.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan public speaking dan komunikasi persuasif bagi pegawai di lingkungan UNG yang diselenggarakan oleh Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP), Kamis (29/10).

Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi universitas dalam mengoptimalkan penelusuran alumni, khususnya untuk meningkatkan partisipasi lulusan dalam memberikan informasi mengenai perkembangan karier, pengalaman kerja, serta relevansi pendidikan yang telah ditempuh selama menempuh studi di UNG.

Perwakilan BAKP UNG, Rahmat Doda, S.T., menyampaikan bahwa kemampuan komunikasi memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan Tracer Study. Melalui pendekatan yang tepat, pegawai diharapkan mampu membangun interaksi yang lebih efektif dengan alumni sekaligus meningkatkan kesadaran mereka mengenai pentingnya berpartisipasi dalam pengisian survei.

Menurutnya, komunikasi yang efektif tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga bagaimana membangun pemahaman dan hubungan yang baik dengan alumni. Dengan demikian, alumni dapat memahami bahwa partisipasi mereka merupakan kontribusi penting dalam mendukung pengembangan kualitas pendidikan di almamater.

“Tracer Study menjadi instrumen penting bagi universitas untuk mengetahui kondisi lulusan setelah memasuki dunia kerja, sekaligus memperoleh gambaran mengenai kesesuaian kompetensi yang diperoleh selama kuliah dengan kebutuhan dunia kerja,” ungkap Rahmat.

Melalui pelatihan ini, pegawai dibekali keterampilan berbicara di depan umum, menyampaikan pesan secara terstruktur, serta menerapkan komunikasi persuasif dalam membangun hubungan dengan alumni. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu pegawai menyampaikan informasi Tracer Study secara lebih jelas, menarik, dan meyakinkan, sehingga alumni terdorong untuk berpartisipasi secara aktif.

Sementara itu, Ketua Bidang Tracer Study UPA PKK UNG, Agustinus Moonti, menekankan bahwa keberhasilan penelusuran alumni tidak hanya ditentukan oleh sistem dan instrumen survei yang digunakan, tetapi juga oleh kemampuan pegawai dalam membangun komunikasi yang baik dengan lulusan.

“Pelaksanaan Tracer Study membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif seluruh pihak, terutama pegawai yang berinteraksi langsung dengan alumni. Melalui peningkatan kemampuan komunikasi, kami berharap proses penelusuran alumni dapat berjalan lebih efektif, sehingga semakin banyak alumni yang berpartisipasi dan memberikan informasi yang dibutuhkan universitas,” ujar Agustinus.

Ia menjelaskan, partisipasi alumni menjadi salah satu faktor penting dalam memperoleh data yang dapat menggambarkan perkembangan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan. Informasi tersebut tidak hanya membantu universitas mengetahui kondisi alumni di dunia kerja, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi lulusan.

“Partisipasi alumni sangat berarti bagi UNG. Informasi yang mereka berikan menjadi salah satu sumber evaluasi bagi universitas dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja,” tambahnya.

Tracer Study memiliki peran strategis dalam memberikan gambaran mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi. Data yang diperoleh mencakup status pekerjaan, masa transisi menuju dunia kerja, relevansi bidang pekerjaan dengan program studi, serta masukan alumni terhadap proses pembelajaran yang telah mereka jalani.

Informasi tersebut menjadi salah satu sumber evaluasi bagi perguruan tinggi dalam mengidentifikasi aspek pendidikan yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan, sekaligus memperkuat keterkaitan antara proses pembelajaran dan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Melalui pelatihan ini, BAKP UNG berharap peningkatan keterampilan komunikasi pegawai dapat mendukung pelaksanaan Tracer Study secara lebih optimal, terutama dalam memperluas partisipasi alumni dan meningkatkan kualitas data yang dihimpun.

Dengan pengelolaan data alumni yang semakin baik, UNG diharapkan dapat memperkuat evaluasi pendidikan dan mendukung pengembangan kebijakan akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu lulusan serta daya saing perguruan tinggi.

Agenda

7 - 31 Maret 2022

Upload Proposal PKM

Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa

28 Februari - 01 Maret 2019

Pelatihan Karir bagi Alumni & Mahasiswa Semester Akhir

Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG

11 - 24 Januari 2019

Penginputan Proposal PKM Karya Tulis dan PKM GFK

PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)

26 Desember - 08 Januari 2018

Penginputan Proposal PKM 5 Bidang

Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019