
Universitas Negeri Gorontalo terus berinovasi dalam pengembangan sistem pendidikan dengan menghadirkan kebijakan yang adaptif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk lulus tidak hanya melalui skripsi konvensional, tetapi juga melalui karya inovatif dan prestasi yang memiliki dampak nyata.
Rektor UNG, Eduart Wolok, menegaskan bahwa kampus berkomitmen mendorong mahasiswa agar mampu mengembangkan potensi secara optimal melalui berbagai bentuk karya.
“Mahasiswa didorong untuk tidak hanya berfokus pada penyelesaian skripsi semata, tetapi juga menghasilkan karya fenomenal yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan pada kegiatan wisuda ke-60 UNG.
Menurutnya, capaian prestasi maupun karya inovatif yang berdampak dapat menjadi alternatif yang setara dengan skripsi, selama memenuhi standar akademik yang ditetapkan. Kebijakan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap berkontribusi di tengah masyarakat.
Implementasi kebijakan tersebut telah dibuktikan oleh Taufiqullah Dzaki Baruwadi, yang berhasil menyelesaikan studinya tanpa melalui jalur skripsi. Ia dinyatakan lulus berkat karya dan prestasi yang diakui setara, dan dikukuhkan sebagai wisudawan Fakultas Kedokteran pada prosesi wisuda ke-60.
Melalui kebijakan ini, UNG berharap semakin banyak mahasiswa yang terdorong untuk menghadirkan inovasi, karya kreatif, serta prestasi di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen UNG dalam mencetak lulusan yang produktif, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat.
Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa
Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG
PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)
Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019