
Tim mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui inovasi produk ZECO BAG, tim dari Program Studi Farmasi berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Tahun 2025 oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemdiktisaintek.
Program ini mengusung ide wirausaha berbasis lingkungan dengan menciptakan produk penjernih minyak goreng berbahan limbah tongkol jagung dan tempurung kelapa. Melalui riset dan eksperimen di laboratorium, tim berhasil menciptakan produk ramah lingkungan yang efektif menjernihkan minyak jelantah dan telah diproduksi serta mulai dipromosikan secara komersial.
Produk ZECO BAG dikembangkan oleh tim mahasiswa yang terdiri dari Wavika Zahra Zakia (ketua), Devita Safitri, Mohamad Rafiq Putera Amir, dan Olgyeni Avelinda Hargono, dengan bimbingan dosen Apt Dizky Ramadani Putri Papeo, S.Farm, M.Farm.
Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya volume limbah minyak jelantah di rumah tangga dan industri pangan, yang jika digunakan berulang dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran lingkungan. Melalui pendekatan ilmiah, ZECO BAG menawarkan solusi zero waste dengan memanfaatkan dua limbah pertanian yang melimpah di Gorontalo, tongkol jagung dan tempurung kelapa menjadi arang aktif (activated carbon) yang mampu menyerap zat berbahaya, bau tengik, dan warna keruh pada minyak bekas.
Proses pembuatan ZECO BAG tidak sederhana. Dimulai dari karbonisasi limbah tongkol jagung dan tempurung kelapa, kemudian arang yang dihasilkan dihancurkan, diaktifkan secara kimia, hingga menjadi serbuk halus dengan pori-pori terbuka.
Serbuk inilah yang dikemas dalam kantong penyaring praktis. Saat minyak jelantah dituangkan, ZECO BAG bekerja menyerap bau, mengurangi warna gelap, dan menyaring kotoran, sehingga menjadikan minyak lebih layak digunakan kembali.
Lebih dari sekadar teknologi, inovasi ini membawa harapan baru. Masyarakat bisa berhemat karena tidak perlu sering membeli minyak baru, sementara limbah pertanian yang selama ini tidak terpakai kini punya nilai tambah.
“produk ini tidak hanya soal kesehatan, tapi juga tentang bagaimana kita bisa memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” tambah apt. Dizky Ramadani Putri Papeo, S.Farm, M.S.Farm, selaku dosen pembimbing.
Selain itu, tim mahasiswa juga menerapkan strategi bisnis modern berbasis digital marketing, dengan melakukan promosi melalui media sosial (Instagram, TikTok, WhatsApp, dan Facebook) serta platform e-commerce, agar produk dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Desain kemasan dibuat modern, informatif, dan praktis, dengan harga yang terjangkau bagi semua kalangan, terutama ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner.
Keberhasilan tim PKM UNG dalam mengembangkan ZECO BAG menunjukkan semangat mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan, kewirausahaan, dan kepedulian lingkungan. Program ini sejalan dengan visi UNG untuk mencetak generasi unggul dan berdaya saing yang membawa manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa
Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG
PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)
Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019