Mahasiswa UNG Edukasi Anak Desa Ulapato A, Bangun Benteng Anti Rokok Sejak Dini

Oleh: Fikri Wantufretd hx p hr . 26 Desember 2025 . 10:20:18

Kesadaran hidup sehat tidak tumbuh begitu saja—ia perlu ditanamkan sejak usia dini. Inilah semangat yang dibawa mahasiswa Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) II Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo (UNG) saat menggelar sosialisasi bertema “Bahaya Merokok bagi Anak” di Desa Ulapato A, Selasa (23/12/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar penyampaian materi, tetapi menjadi ruang edukasi yang interaktif dan inspiratif bagi anak-anak. Dengan bahasa sederhana, ilustrasi visual, serta contoh nyata di sekitar mereka, mahasiswa mengajak anak-anak memahami bahwa rokok bukanlah hal sepele, melainkan ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan.

Dalam sesi sosialisasi, mahasiswa menjelaskan bahwa asap rokok mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat mengganggu pertumbuhan tubuh, melemahkan kebugaran fisik, hingga menurunkan konsentrasi belajar. Anak-anak diajak menyadari bahwa dampak rokok tidak hanya dirasakan oleh perokok, tetapi juga oleh orang-orang di sekitarnya.

Tiga pesan utama menjadi fokus kegiatan ini. Pertama, bahaya rokok terhadap pertumbuhan anak yang dapat menghambat perkembangan fisik. Kedua, dampaknya terhadap kebugaran dan prestasi belajar, karena tubuh yang terpapar asap rokok cenderung cepat lelah dan sulit fokus. Ketiga, pentingnya keterampilan menolak, yakni keberanian anak-anak untuk berkata “tidak” ketika ditawari rokok oleh teman atau lingkungan sekitar.

Mahasiswa juga menegaskan bahwa merokok bukan simbol kedewasaan atau gaya hidup modern. Sebaliknya, keberanian menjaga kesehatan dan memilih pergaulan positif justru menjadi tanda kedewasaan yang sesungguhnya.

Koordinator Desa (Kordes) PBL II Desa Ulapato A menekankan bahwa anak usia sekolah merupakan kelompok strategis dalam upaya promotif dan preventif kesehatan.

“Kami ingin anak-anak memahami sejak dini bahwa rokok itu berbahaya, bukan sesuatu yang keren. Harapannya, mereka memiliki benteng mental untuk menolak rokok dan bahkan bisa menjadi pengingat bagi keluarga di rumah tentang pentingnya lingkungan bebas asap rokok,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UNG berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka perokok usia remaja, khususnya di wilayah Telaga Biru. Lebih dari itu, program ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membangun lingkungan yang sehat, ramah anak, dan bebas dari ancaman zat adiktif.

Agenda

7 - 31 Maret 2022

Upload Proposal PKM

Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa

28 Februari - 01 Maret 2019

Pelatihan Karir bagi Alumni & Mahasiswa Semester Akhir

Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG

11 - 24 Januari 2019

Penginputan Proposal PKM Karya Tulis dan PKM GFK

PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)

26 Desember - 08 Januari 2018

Penginputan Proposal PKM 5 Bidang

Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019