
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Universitas Negeri Gorontalo di tingkat nasional. Melalui proposal berjudul “Transformasi Limbah Kelapa menjadi Produk Inovatif VCO dan Tepung Gluten-Free”, tim mahasiswa FOK UNG berhasil lolos sebagai penerima pendanaan dalam program Social Project Innovillage 2025.
Dari ratusan proposal yang diajukan secara nasional, proyek mahasiswa UNG terpilih sebagai salah satu dari 180 proyek terbaik yang dinilai memiliki dampak sosial, inovasi, dan keberlanjutan. Keberhasilan ini menegaskan kapasitas mahasiswa UNG dalam merancang solusi kreatif yang menjawab persoalan nyata di masyarakat.
Proyek ini digagas oleh tiga mahasiswa FOK UNG, yakni Khalasja Oktaviani Kadir, Mohamad Aditya Bilondatu, dan Nur Cahyani Dehi, dengan pendampingan dosen Apt. Wiwit Zuriati Uno, S.Farm., M.Si. Program tersebut difokuskan pada pemberdayaan kader PKK di Desa Ombulo melalui pendekatan teknologi dan ekonomi kreatif.
Mengusung tema “UMKM dan Pemberdayaan”, tim mahasiswa menawarkan konsep pengolahan limbah kelapa yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Limbah tersebut diolah menjadi produk bernilai ekonomi tinggi berupa Virgin Coconut Oil (VCO) dan tepung gluten-free, dua komoditas yang memiliki peluang besar di pasar kesehatan dan kuliner.
Selain penguatan aspek produksi, program ini juga memberikan pendampingan dalam bidang pemasaran melalui pengenalan strategi digital branding. Langkah ini bertujuan agar produk olahan Desa Ombulo tidak hanya beredar di pasar lokal, tetapi mampu menjangkau konsumen yang lebih luas melalui platform digital.
Dosen pendamping Apt. Wiwit Zuriati Uno, M.Si., menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dalam program tersebut. Ia menyebut bahwa penguatan kapasitas kewirausahaan digital bagi kader PKK menjadi kunci agar program dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat desa.
Melalui keberhasilan ini, mahasiswa FOK UNG diharapkan terus mengembangkan inovasi sosial yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) UNG. Ia mengucapkan selamat atas keberhasilan mahasiswa UNG yang berhasil lolos pendanaan Innovillage 2025.
“Selamat kepada tim mahasiswa FOK UNG atas capaian membanggakan ini. Program ini sejalan dengan semangat pengembangan kreativitas mahasiswa dan kewirausahaan yang terus didorong oleh UPA PKK. Kami berharap inovasi ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ungkap Kepala UPA PKK UNG.
Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa
Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG
PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)
Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019