
Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (BLU) Universitas Negeri Gorontalo melakukan kunjungan kerja ke UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan UNG. Selasa (5/5). Penguatan program kewirausahaan mahasiswa, peningkatan prestasi mahasiswa, hingga pengembangan tracer study menjadi fokus pembahasan dalam kunjungan kerja ini.
Rombongan Dewas BLU UNG dipimpin oleh Wakil Ketua I Dewan Pengawas, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd., didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, S.Sos., M.B.A., serta Sekretaris Dewan Pengawas, Dr. Rio Monoarfa, SE.Ak., M.Si., CA.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala UPA PKK UNG beserta jajaran ketua bidang dan tenaga kependidikan. Dalam pertemuan itu, Dewas meninjau berbagai program yang berkaitan dengan pengembangan kewirausahaan mahasiswa, peningkatan prestasi akademik, hingga penguatan layanan tracer study alumni.
Wakil Ketua I Dewan Pengawas BLU UNG, Prof. Sutrisna Wibawa, menekankan pentingnya peningkatan kualitas proposal mahasiswa dalam program Program Kreativitas Mahasiswa. Menurutnya, budaya riset dan inovasi mahasiswa perlu terus diperkuat melalui berbagai kebijakan strategis di tingkat kampus.
Ia mencontohkan salah satu langkah yang dapat diterapkan adalah mendorong mahasiswa penerima beasiswa untuk memiliki proposal PKM sebagai bentuk penguatan kapasitas akademik dan kreativitas mahasiswa.
“PKM perlu menjadi budaya akademik mahasiswa. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah mendorong mahasiswa penerima beasiswa agar memiliki proposal PKM, sehingga mahasiswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif menghasilkan karya dan inovasi,” ujarnya.
Selain itu, Prof. Sutrisna juga menyoroti pentingnya pengembangan dan penyempurnaan instrumen tracer study sebagai bagian dari kebutuhan akreditasi program studi. Menurutnya, data tracer study harus mampu menggambarkan secara jelas profil pengguna lulusan serta relevansi kompetensi alumni dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kita perlu meninjau lebih jauh bagaimana lulusan kita terserap di dunia kerja. Instrumen tracer study harus terus disempurnakan agar mampu memberikan data yang lebih komprehensif,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Gorontalo, Arie Suwandani Wiwit Warastuti, turut memberikan perhatian terhadap penguatan pembinaan mahasiswa wirausaha di lingkungan kampus. Ia menilai mahasiswa perlu didorong untuk aktif mengikuti berbagai program nasional, termasuk program bantuan modal usaha bagi mahasiswa wirausaha.
Menurutnya, pengembangan kewirausahaan mahasiswa tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan pengalaman di dunia industri.
“Mahasiswa wirausaha perlu terus dibina agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Selain mengikuti program nasional, perlu juga dibangun kolaborasi dengan pihak industri maupun mitra yang kompeten agar mahasiswa memperoleh pengalaman dan pendampingan yang lebih luas,” ungkapnya.
Kepala UPA PKK UNG, ZC Fachrussyah, S.St.Pi., M.Si., menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan yang diberikan Dewas BLU UNG. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi untuk terus memperkuat layanan pengembangan karier, kewirausahaan, serta peningkatan prestasi mahasiswa di lingkungan UNG.
Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan tercipta sinergi yang semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas mahasiswa dan alumni UNG agar lebih inovatif, adaptif, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Batas Akhir Upload Proposal Program Kreativitas Mahasiswa
Pukul : 08.00 Wita S.d Selesai
di Gedung UPT. PKM UNG
PKM GT (Gagasan Tertulis)
PKM AI (Artikel Ilmiah)
PKM GFK (Gagasan Futuristik Konstruktif)
Batas pemasukkan s/d 08 Januari 2019